Delikpers.co – Sidoarjo
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sidoarjo melalui Komisi D menjadwalkan audiensi penting terkait Bantuan Beasiswa Pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Audiensi ini direncanakan berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo, Jalan Sultan Agung Nomor 39, Sidoarjo.
Agenda audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan audiensi yang diajukan oleh Kristianto pada 27 Januari 2026. Dalam surat resmi bernomor 400.14.6/1236/438.3/2026 tertanggal 12 Februari 2026, DPRD Sidoarjo menyampaikan bahwa audiensi ini akan fokus membahas mekanisme, kebijakan, serta realisasi bantuan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi tidak mampu.
Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, menegaskan bahwa kegiatan audiensi ini menjadi bagian dari komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan serta penyerapan aspirasi masyarakat, khususnya di bidang kesejahteraan sosial dan pendidikan.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam surat tersebut, DPRD juga secara resmi mengundang Bupati Sidoarjo melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo untuk menghadiri audiensi tersebut. Kehadiran Dinas Sosial dinilai sangat penting guna memberikan penjelasan teknis terkait kriteria penerima, mekanisme penyaluran, serta evaluasi program bantuan beasiswa yang telah dan akan dilaksanankan.
Audiensi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat kebijakan bantuan pendidikan, sekaligus memastikan bahwa program beasiswa benar-benar tepat sasaran dan menyentuh mahasiswa yang membutuhkan. DPRD Sidoarjo berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat terus terjalin demi mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.
Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan sosial dan pendidikan agar sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat, serta mendukung generasi muda agar tetap dapat mengenyam pendidikan tinggi meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi.






