SIDOARJO

DPRD Kabupaten Sidoarjo secara resmi menyampaikan Rekomendasi DPRD Sidoarjo terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna, Kamis (16/05/2026).

Langkah strategis ini difokuskan untuk mendorong Reformasi Birokrasi dan memperkuat Tata Kelola Pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

Rekomendasi ini menjadi evaluasi strategis sekaligus arah perbaikan pembangunan daerah ke depan agar kinerja pemerintahan semakin optimal dan berkualitas.

Dalam sidang tersebut, H. Mohammad Rozik selaku Juru Bicara DPRD menyampaikan sejumlah poin penting. Ia menegaskan bahwa pembenahan menyeluruh harus dilakukan di sektor administrasi pemerintahan.

Peningkatan kualitas layanan administrasi umum dan tata usaha pimpinan menjadi prioritas utama agar pelayanan berjalan cepat, tepat, dan profesional.

“Sekretariat DPRD harus memperkuat dukungan administratif, teknis, dan keahlian agar fungsi DPRD dapat berjalan optimal dan profesional,” ujar Rozik di podium rapat paripurna.

Selain itu, penguatan dukungan operasional juga dinilai sangat penting untuk menunjang kelancaran tugas pemerintahan sehari-hari.

Penataan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai harus disusun lebih efisien dan tepat fungsi agar selaras dengan kebutuhan pelayanan publik serta prioritas pembangunan daerah.

Perhatian juga diarahkan pada peningkatan profesionalisme di bidang protokol dan komunikasi pimpinan. DPRD menilai aspek ini berperan vital dalam menjaga citra dan efektivitas kerja pemerintahan daerah di mata publik.

Di sisi lain, DPRD mendorong percepatan penerapan sistem tata kelola berbasis elektronik. Digitalisasi pemerintahan dinilai mampu memangkas birokrasi, meningkatkan efisiensi kerja, serta menjamin transparansi dan akuntabilitas kinerja, khususnya di lingkungan Sekretariat DPRD.

Dalam aspek perencanaan pembangunan, DPRD mengingatkan pentingnya konsistensi antara dokumen perencanaan seperti RKPD, KUA-PPAS, dan APBD.

Setiap perubahan program harus melalui evaluasi yang terukur agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran.

Sektor keuangan juga menjadi sorotan tajam. DPRD meminta pemerintah daerah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan.

Inovasi dalam menggali potensi baru sangat diharapkan, namun tetap dengan catatan agar tidak membebani masyarakat.

Sementara itu, dalam bidang kepegawaian, DPRD menegaskan pentingnya penerapan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk dalam proses mutasi dan promosi jabatan.

Langkah ini dianggap krusial untuk menciptakan birokrasi yang profesional, transparan, dan berintegritas tinggi.

Fungsi penelitian dan pengembangan (Litbang) juga turut mendapat perhatian khusus. DPRD berharap setiap kebijakan daerah ke depan benar-benar berbasis data dan riset agar lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penguatan peran Inspektorat juga ditekankan, terutama dalam meningkatkan kualitas audit dan evaluasi. DPRD meminta seluruh temuan hasil pengawasan segera ditindaklanjuti secara tuntas dan tepat waktu oleh perangkat daerah.

Di tingkat bawah, DPRD juga menyoroti pentingnya peran kecamatan dalam menjaga stabilitas sosial. Melalui pembinaan ideologi Pancasila serta deteksi dini potensi konflik di masyarakat, kerukunan dan keamanan dapat terus terjaga.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyatakan komitmen penuhnya untuk menjalankan seluruh rekomendasi yang disampaikan.

“Kami menerima seluruh rekomendasi DPRD dan akan segera menindaklanjuti bersama Sekda dan seluruh OPD agar pelaksanaan pemerintahan semakin baik,” tegasnya.

Rekomendasi DPRD Sidoarjo Tahun 2025 menegaskan arah pembenahan pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dari manajemen administrasi, keuangan, kepegawaian, hingga pengawasan, semua disorot untuk diperbaiki.

Implementasi yang konsisten dari seluruh rekomendasi ini akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo ke depan.

Bagikan :