TAKALAR – Menjaga keselamatan generasi muda menjadi prioritas utama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Takalar. Dalam pengaturan arus lalu lintas padat pagi hari Senin (27/7/2026) sekitar pukul 06.55 WITA di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, petugas menerapkan pendekatan persuasif dengan menegur dan membimbing seorang siswa SMP yang mengendarai sepeda listrik tanpa perlindungan helm.

Alih-alih langsung memberikan sanksi tegas, personel menghentikan pelajar tersebut dengan santun. Petugas menyampaikan pemahaman mendalam bahwa helm bukan sekadar aturan, melainkan benteng utama melindungi nyawa dari risiko kecelakaan di jalan raya yang kian padat.

Edukasi Lebih Utama daripada Penindakan

Kasat Lantas Polres Takalar, AKP Nursanti, S.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis ini merupakan strategi preventif untuk menanamkan kesadaran sejak usia sekolah.

“Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis. Teguran bukan untuk menghukum, melainkan pengingat agar mereka paham pentingnya keselamatan dan membiasakan tertib berlalu lintas sejak dini,” ujar AKP Nursanti.

Edukasi langsung di lapangan dinilai jauh lebih efektif untuk membangun budaya patuh aturan dibandingkan sekadar tindakan kertas atau denda.

Sinergi Orang Tua dan Sekolah Wajib Diperkuat

Dalam upaya jangka panjang, AKP Nursanti juga mengajak peran aktif orang tua dan pihak sekolah. Pengawasan terhadap penggunaan sepeda listrik dan kelengkapan keselamatan anak di rumah sangat krusial.

Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi aparat, keluarga, dan sekolah, diharapkan angka pelanggaran serta risiko kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat ditekan seminimal mungkin demi terciptanya jalan raya yang aman dan kondusif.

Bagikan :