DelikPers.co- Bali

Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan bahwa bisnis direct selling memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikan Bamsoet saat menghadiri acara Wikinara Opportunity Presentation di Kuta, Bali, pada Sabtu (28/12/2024).

“Bisnis direct selling di Indonesia tumbuh rata-rata 15% per tahun. Dengan strategi inovatif dan pendekatan yang tepat, sektor ini dapat menjadi salah satu pilar utama peningkatan ekonomi nasional,” ujar Bamsoet.

Acara ini juga dihadiri oleh pendiri Wikinara, Dewi Bamsoet, dan para anggota Wikinara. Wikinara, yang didirikan pada September 2023, merupakan perusahaan network marketing yang fokus pada produk nutrisi, kecantikan, dan alat kesehatan.

Bamsoet menjelaskan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat, yang kini lebih mengutamakan interaksi personal dalam berbelanja, menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan bisnis direct selling. Selain itu, sistem ini menawarkan fleksibilitas waktu, modal awal rendah, dan peluang penghasilan tambahan, sehingga menarik bagi berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga dan mahasiswa.

“Melalui sistem distribusi multi-level marketing (MLM) yang diatur dalam Permendag No. 70 Tahun 2019, bisnis ini memberikan transparansi dan peluang besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peran penting platform digital dalam mendukung direct selling. Media sosial dan aplikasi belanja memungkinkan distributor menjangkau konsumen hingga ke wilayah terpencil, sehingga meningkatkan efisiensi dan peluang penjualan.

Bamsoet optimis bahwa dengan dukungan pelatihan, strategi yang inovatif, dan pengembangan teknologi, bisnis direct selling dapat terus tumbuh pesat dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia. (*)

Editor : Asep Supriatna

Bagikan :