Sungai Tawar Tanjabtim – BNI.co.id

“Suasana Desa Sungai Tawar, Kecamatan Mendahara mendadak gempar setelah kabar raibnya celengan wakaf Masjid Haggul Yagin Sungai Tawar mencuat pada hari senin, (23/9/2025). Celengan yang selama ini menjadi wadah infaq dan wakaf masyarakat untuk pembangunan masjid tersebut diketahui hilang secara misterius, sehingga menimbulkan kegelisahan di tengah-tengah warga.

Informasi hilangnya celengan wakaf pertama kali diketahui oleh pengurus masjid saat hendak melakukan perhitungan rutin. Namun, alangkah terkejutnya mereka ketika mendapati celengan sudah tidak berada di tempat semula. Padahal, kotak wakaf itu merupakan hasil jerih payah ratusan jamaah yang selama ini dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan umat.

Kabar ini dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga mengundang perhatian luas. Tak lama berselang, ratusan warga Desa Sungai Tawar berbondong-bondong mendatangi masjid dan menggelar rapat darurat. Rapat tersebut berlangsung penuh keprihatinan dan dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, pengurus masjid, serta pemuda setempat.

Dalam rapat, masyarakat dengan suara bulat mengecam tindakan pencurian yang dinilai sangat merugikan umat dan mencederai nilai-nilai keagamaan. “Ini bukan sekadar soal uang, tetapi menyangkut amanah dan kepercayaan umat kepada masjid. Siapapun yang tega melakukan perbuatan ini, sesungguhnya telah merampas hak jamaah dan keberkahan yang dititipkan Allah,” ujar salah satu tokoh agama yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain membahas langkah-langkah pengamanan ke depan, warga juga sepakat untuk memperkuat solidaritas dan meningkatkan sistem penjagaan masjid, Aparat desa pun menyampaikan bahwa kejadian ini akan segera ditindaklanjuti dengan laporan resmi ke pihak berwenang agar pelaku dapat segera diusut.

Meskipun perasaan kecewa dan marah masih menyelimuti, warga tetap menunjukkan sikap kebersamaan dan semangat gotong royong. Mereka bertekad agar pembangunan Masjid Haggul Yagin tidak terhambat hanya karena insiden tersebut.

Dengan kejadian ini, masyarakat Desa Sungai Tawar berharap aparat hukum segera menindaklanjuti kasus pencurian celengan wakaf. Mereka juga berpesan agar seluruh warga tetap waspada dan memperkuat rasa persaudaraan demi menjaga amanah bersama.

Bagikan :