Delikpers.co – Tanjab Timur Jambi

Jum’at 31/10/2025, Warga Desa Lambur Luar, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, digemparkan oleh peristiwa tragis pada dini hari sekira pukul 00.30 WIB. Seorang warga bernama Tamrin bin H. Daeng Pallawa ditemukan bersimbah darah di depan rumahnya, setelah diduga ditikam oleh tetangganya sendiri.

Peristiwa berdarah ini terjadi di RT 03 Dusun Polewali, Desa Lambur Luar. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Lambur, namun nyawanya tidak tertolong karena mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh akibat sabetan senjata tajam jenis parang panjang.

Pelaku yang diketahui bernama Ramli, langsung diamankan aparat kepolisian tak lama setelah kejadian. Menurut keterangan Kapolsek Muara Sabak Timur, Iptu Chandra A, pihaknya bersama anggota segera turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Benar, telah terjadi kasus pembunuhan di Desa Lambur Luar pada dini hari tadi. Kami sudah melakukan olah TKP, korban telah dibawa ke rumah duka, dan pelaku saat ini sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu Chandra.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula saat warga mendengar suara gaduh dari arah rumah korban sekitar pukul 01.00 WIB. Saat saksi membuka pintu, terlihat korban duduk lemas bersimbah darah di depan rumahnya.

Saksi kemudian bergegas menolong korban dengan meminta bantuan warga lain yang kebetulan melintas untuk memanggil keluarga korban. Dengan bantuan saudaranya, korban akhirnya dibawa menggunakan sepeda motor menuju IGD Puskesmas Lambur.

Namun nahas, nyawa Tamrin tidak dapat diselamatkan dan ia menghembuskan napas terakhir beberapa saat setelah tiba di Puskesmas.

Sementara itu, pelaku Ramli diketahui masih berada di sekitar lokasi kejadian usai melakukan aksi penikaman. Ia sempat terlihat berdiri sambil memegang parang panjang sebelum akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, motif pembunuhan masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara, peristiwa ini dilatarbelakangi oleh perselisihan pribadi, namun penyidik masih terus mendalami keterangan dari pelaku maupun saksi-saksi di lapangan.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan isu yang belum pasti kebenarannya, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib.

Bagikan :