KEPULAUAN MERANTI

Kantor Badan Pengelola Keungan Dan Aset Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Ala Rumah Tahanan Nusakambangan,Miris.

Betapa tidak hari jum’at, (20/02/2026) jam 14,30 wib diketahui fakta ada beberapa orang ASN non pegawai Kantor BPKAD yang mau ber- urusan dikantor tersebut dengan masing terlihat membawa map, terpaksa urung sebab tak bisa masuk kedalam kekantor tersebut karena semua akses pintu dikunci.

Miris ada apa dan kenapa pintu kantor BPKAD di situasi jam dinas (jam kerja – red), semua akses pintu dikunci, hal tersebut menjadi pertanyaan Ada Apa gerangan dikantor BPKAD pintu akses masuk dalam situasi jam kerja dikunci, Gerutu salah seorang ASN tersebut, dan seraya berucap ” Kantor BPKAD Kabupaten Kepulauan Meranti Ala Rumah Tahanan Nusakambangan”., dengan nada kecewa.

Hal yang sama dialami oleh wartawan media ini ketika mau masuk kantor BPKAD tersebut dengan tujuan akan melakukan konfirmasi kepada Kepala Badan BPKAD yaitu, Fajar Triyasmoko, tentang perkembangan pembayaran ,Tunda Bayar (TB) pekerjaan tahun anggaran 2025 kepada rekanan,Namun tak bisa masuk karena pintu kantornya dikunci.

Diluar kantor wartawan media ini jumpa Hidayatullah kabid BPKAD dalam kesempatan itu wartawan media ini coba minta akses agar dikondisikan untuk jumpa Kepala BPKAD yaitu Fajar.

Namun Hidayatulloh menyarankan agar minta dikondisikan melalui Febriyan Maulana, Kasubag Umum BPKAD, diluar kantor melalui henpond selulernya wartawan media ini menghubungi juga via watsapp keadaan aktif Namun dari Febriyan tak ada respon (tak dijawab – red).

Nasib yang sama juga dialami oleh salah seorang aktivis jurnalis Kabupaten Kepulauan Meranti yang minta namanya tidak ditulis,ia juga tidak bisa masuk kedalam kantor BPKAD tersebut karena dikunci disituasi jam kerja.

Tatkala Aktivis Jurnalis tersebut mengesan aneh dan miris, kok kantor pemerintahan sebagai gedung publik disituasi jam kerja pintunya dikunci sehingga publik yang akan keperluan berusan dikantor BPKAD tersebut menjadi terhambat,” Cetusnya.

Bagikan :